Berita
Selasa, 08 April 2008 12:17:42
Akbar pada Perspektif Wimar Witoelar:
"Perlu Pembaharuan di Partai Golkar"
Kategori: Dari Redaksi
“Kalau Partai Golkar melakukan konvensi seperti apa yang dilakukan pada tahun 2004, saya pasti ikut,” tegas Akbar Tandjung ketika ditanya Wimar Witoelar selaku pembawa acara, mengenai minatnya terhadap pemilihan presiden mendatang.
“Walaupun saya orang lama, tapi saya masih bisa memberikan harapan-harapan baru ke depan,” lanjut Akbar Tandjung. Menurut Akbar, ia seorang calon pemimpin yang bisa menyampaikan gagasan-gagasan soal visi ke depan. Dimana visi ke depan itu memberikan suatu gambaran, suatu harapan akan adanya perbaikan. Kemudian perubahan-perubahan yang akan membuat hari depan menjadi lebih baik.
Akan tetapi, ia masih belum bisa mengatakan peluang-peluang yang dapat dilakukannya. Termasuk bila nantinya benar-benar tidak ada konvensi di Partai Golkar. Ia hanya memastikan dirinya tidak akan mendirikan partai baru sebagai kendaraan politik.
Perbincangan mengenai konvensi dan keadaan di tubuh Partai Golkar kemudian menjadi topik bahasan yang menarik di acara tersebut. Berikut beberapa petikan percakapan yang dilakukan oleh Wimar Witoelar dan Akbar Tandjung:
Ketua umum Partai Golkar bilang, tidak akan ada konvensi. Apakah itu untuk memblock Akbar supaya jangan maju?
Saya tidak tahu alasan beliau. Tapi beliau memang pernah mengatakan bahwa konvensi itu melelahkan. Kemudian, calon yang mengikuti konvensi itu berasal dari berbagai macam latar belakang. Ada yang ada artis, pelawak, paranormal.
Bagus atau jelek kalau sepeti itu?
Kalau menurut saya itu (konvensi, red) oke-oke saja. Karena Partai Golkar itu partai yang terbuka, Catch all party. Mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat.
Memangnya Akbar masih punya pendukung di Partai Golkar?
Saya masih berkomunikasi dengan rekan-rekan dari Golkar. Kalau saya ke daerah, saya masih bertemu dengan sebagian dari mereka. Kami masih akrab, dan kemudian mereka menyampaikan berbagai macam masalah, berbagai macam usul dan berbgai macam harapan ke depan.
Di website, Anda bilang 80% orang Partai Golkar tidak puas atas ketua umumnya yang sekarang. Coba dijelaskan?
Saya itu masih sering ke daerah, masih sering ketemu dengan orang-orang Partai Golkar. mereka mengaku kondisi yang berbeda dibandingkan saat dibawah kepemimpinan saya. Dimana selalu memberikan perhatian kepada orang daerah. Selalu memikirkan apa yang menjadi problem mereka. Kalo sekarang, mereka sulit berkomunikasi. Setiap bertemu, hanya berupa komunikasi formal saja.
Saya tahu anda orang baik dari dulu, tapi bagaimana anda bisa melakukan pembaharuan dengan teman-teman yang dahulu?
Tentu saya bisa. Pada Partai Golkar saya bisa melakukan pembaharuan. Dan saya yakin, kalau saya ada kesempatan, ada peluang, saya juga bisa melakukan pembaharuan. Melakukan perbaikan sesuai pengalaman yang saya miliki. Pengalaman berorganisasi, organisasi pemuda, organisasi politik, pengalaman saya di pemerintahan, pengalaman saya di lembaga legislatif. Saya pernah memipin partai disaat yang sangat kritis dan mendapat banyak tekanan.
(gees)
| Sumber | : | source |
Komentar Terkini (
0
komentar)
Loading...

