Akbar Tandjung memuji kinerja PKS, terutama pada pelaksanaan Pilkada di beberapa daerah selama tahun 2008. Sementara itu, PKS yang merasa cocok dengan latar belakang Akbar Tandjung, menyatakan mungkin saja mengakomodasi dirinya pada pemilihan Presiden 2009.