Berita
Bekasi – Korps Alumni Himpunan Mahsiswa Islam (KAHMI) merupakan bagian dari civil society yang ikut mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Hal tersebut diungkapkan Akbar Tandjung pada acara Pelantikan Pengurus KAHMI Majelis Daerah Bekasi di Hotel Horizon, Bekasi (9/5).
“KAHMI sebenarnya bagian dari civil society itu. Sekarang tinggal bagaimana kita bisa menjadikan KAHMI sebagai aktor civil society yang benar-benar mampu memberikan kekuatan bagi masyarakat,” ujar Akbar Tandjung dalam orasi ilmiahnya pada acara yang bertajuk “KAHMI dan Civil Society dalam Pembangunan Politik”malam hari itu.
“Sebagai KAHMI, setidak-tidaknya kita bisa ikut mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Dan tentunya agar nilai-nilai Islam itu senantiasa terus berkembang dalam kehidupan kita bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” jelas Akbar Tandjung.
Dalam kaitannya dengan pembangunan politik, menurutnya, jika ingin membangun kekuatan dalam dunia politik, maka harus dibangun juga kekuatan di masyarakat. “Masyarakat yang kuat mempunyai mempunyai posisi tawar pada partai-partai dan tentunya pemerintah. Inilah pentingnya kita membangun civil society,” tegas Akbar Tandjung.
Contoh-contoh lembaga lainnya yang dikemukakan oleh Akbar adalah LSM, organisasi pekerja, organisasi profesi dan lain-lain. Menurutnya lembaga-lembaga tersebut merupakan pendukung civil society yang dapat memperkuat masyarakat kita sesuai dengan kepentingan yang diperjuangkan.
Peran lembaga masyarakat dalam kehidupan civil society juga disebutkan oleh Komarudin Hidayat, Presidium KAHMI Bekasi dalam sambutannya. “Menurut saya aktor-aktor civil society adalah organisasi-organisasi non pemerintah. Apakah itu ormas, LSM, maupun yayasan,” jelas Komaruddin.
Sementara itu, peran KAHMI dalam membangun civil society menurut Nurhayati Jamas, dari pihak Porhati, sudah ada dalam tujuan akhir HMI. “Yaitu terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur yang diridhoi oleh Allah AWT,” tegasnya.
Acara utama pada malam hari itu adalah Pelantikan Pengurus KAHMI Majelis Daerah Bekasi masa Bakti 2008 – 2013. selain, doa bersama acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” dan Mars HMI. Diantara ratusan hadirin yang terdapat dalam ruangan tersebut kebanyakan merupakan pengurus yang nama-namanya dibacakan dari Surat Keputusan.
Setelah pembacaan Surat Keputusan, acara pengangkatan terhadap seratusan pengurus tersebut dilakukan secara simbolik. Prof. Nanat Fatah Nasir memberikan pataka KAHMI kepada salah seorang pengurus. Kemudian, para sesepuh KAHMI sepat memberikan selamat kepada beberapa orang yang mewakili keseluruhan pengurus.
Dukungan terhadap langkah-langkah poltik Akbar Tandjung diberikan oleh banyak pihak pada acara tersebut. Seperti Nurhayati Jamas yang mengakui bahwa Akbar tandjung merupakan salah satu kandidat pemimpin bangsa di masa depan. Sedangkan, Prof. Nanat Fatah Nasir yang merupakan rektor UIN Sunan Gunung Djati mengatakan, “Semoga panjang umur, sampai usahamu tercapai untuk menjadi presiden ke depan”. (gees)

