Berita
Dalam acara yang juga dihadiri Mayjen Asril Tandjung, Sekjen DPD Partai Gerindra Taufik Umar Dani, dan segenap kader Partai Gerindra se-Sumatera Utara tersebut Akbar menyatakan bahwa fokus perjuangan Partai Gerindra di masalah pangan sudah tepat.
“Karena masalah pangan, khususnya pertanian, adalah masalah yang sangat mendasar bagi masyarakat Indonesia. Kepedulian Partai Gerindra yang spesifik di masalah itu bisa jadi pembeda yang signifikan ketika bertarung di Pemilu 2009 nanti,” ujar Akbar.
Lebih lanjut Akbar juga menjelaskan bahwa selain untuk mengatasi kebutuhan pokok masyarakat, perjuangan di bidang pangan ini bisa menguntungkan perekonomian Indonesia. Hal ini disebabkan adanya kecenderungan menipisnya ketersediaan bahan bakar fosil di dunia dan mulai mencari alternatif energi dari konversi pangan.
“Upaya konversi bahan pangan menjadi energi bisa menguntungkan perekonomian jika Indonesia mau meningkatkan produksinya,” jelas Akbar.
Sebelumnya Mayjen Asril Tandjung mengungkapkan pendirian Partai Gerindra didasarkan pada kepedulian Prabowo Subiyanto sebagai pendirinya akan kelangkaan pangan yang masih menimpa masyarakat Indonesia.
“Bagaimana masyarakat bisa sejahtera jika masalah pangan saja belum terpenuhi? Atas dasar itulah Partai Gerindra ini didirikan,” ungkap Asril yang juga jadi penasihat strategis partai ini.
Melihat kondisi tersebut, Asril juga memaparkan program kerja Partai Gerindra yang saat ini sedang disusun akan menitikberatkan pada ekonomi kerakyatan khususnya di bidang pangan.
(ribosa)

