Berita

Sabtu, 19 Juli 2008 12:27:12
Akbar Tandjung Bersilaturahmi Ke Pondok Pesantren Cadang Pinggan
Kategori: Dari Redaksi

Indramayu – Setelah sempat tertunda, akhirnya Akbar Tandjung dapat melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren (ponpes) Cadang Pinggan, Indramayu, Jum’at (18/07). Kegiatan silaturahmi tersebut dimanfaatkannya untuk mengetahui lebih jauh mengenai ponpes, pemimpin ponpes, serta bertemu dengan para santri.



Ketika tiba di ponpes tersebut, Akbar Tandjung langsung disambut oleh KH Abdul Syakur Yasin, pemimpin ponpes. Keduanya pun langsung berbincang-bincang. Dalam perbincangan tersebut, KH Abdul Syakur Yasin yang akrab dipanggil Buya tersebut menerangkan bahwa Pondok Pesantren Cadang Pinggan memiliki madrasah dan sekolah kejuruan.



Yaitu, Madrasah Tsanawiyah, Aliyah serta SMK yang terbagi menjadi jurusan Otomotif dan Komputer jaringan. Jumlah santrinya kini mencapai 3500, dengan santri inap sebanyak 600. “Masih seumur jagung pak,” ujar Buya mengenai ponpesnya tersebut.



Menurut penuturannya, ponpes tersebut mulai dirintisnya sekitar lima belas tahun yang lalu. Sekembalinya dari pendidikan yang ditempuhnya di luar negeri. Buya yang asli kelahiran daerah tersebut, sebelumnya, selama 20 tahun menempuh pendidikan di berbagai negara di Timur Tengah dan Eropa.



Setelah mendapatkan gelar S3 dalam bidang linguistik, Buya bertekad untuk membangun kampung halamannya. Termasuk memberantas segala tindak kemaksiatan yang ada. “Pendidikanlah yang mampu mengubah psikomotorik seseorang menuju kebaikan,” jelas Buya. Ia pun mengatakan bahwa ponpesnya tersebut seperti supermarket. Dimana segala macam pendidikan tersedia.



Selain menjadi pengasuh ponpes tersebut, KH Abdul Syakur Yasin memegang peran penting bidang keagamaan dan kemasyarakatan di daerah Kabupaten Indramayu dan sekitarnya. Hal ini tampak dari jabatannya sebgai ketua di Forum Komunikasi Imam masjid Se-Indramayu; Paguyuban Seniman Indramayu; Perkumpulan Ulama Indramayu, Subang, dan Cirebon.



Saat memasuki waktu shalat maghrib, seluruh rombongan melaksanakan shalat berjamaah dengan para santri yang ada. Dalam sambutannya seusai shalat, Akbar Tandjung memberika semngat kepada para santri dan pengajar. “Kita harus selalu berpikir kedepan. Kita harus terus menambah pengetahuan,” ujar Akbar Tandjung.



Selepas melaksanakan Shalat Maghrib berjamaah, Akbar Tandjung diajak untuk meninjau lokasi kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren tersebut. Walaupun saat itu tidak ada siswa, akan tetapi kemegahan dan kelengkapan fasilitas sekolah tampak dengan jelas.



Seperi ketika rombongan tersebut memasuki ruang laboraturium sains. “Saya justru mengarahkan sekolah ini agar menjadi pusat pelajaran fisika. Seperti teknik metalurgi,” jelas KH Abdul Syakur Yasin kepada Akbar Tandjung beserta rombongan.

(gees)
 
 
Komentar Terkini (
0
komentar)
Loading...