Berita
Jakarta – Dalam pertemuan dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia The Honourable Ashok Mirpuri, Akbar Tandjung banyak membicarakan masalah politik. Pertemuan tersebut dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB di The Akbar Tandjung Institute, Jum’at (5/9).
“Tujuan dia datang hanya ingin bertukar pikiran saja. Dan juga ingin mendapatkan informasi dan juga penjelasan terhadap beberapa masalah di Indonesia, khususnya masalah politik,” ujar Akbar Tandjung ketika diminta keterangannya mengenai maksud kedatangan Dubes Singapura tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut Akbar banyak menyinggung mengenai pembangunan politik di Indonesia. Diantaranya menjelaskan tentang sistem politik Indonesia, sistem demokrasi, dan sistem kepartaian. “Sekaligus saya sampaikan bahwa kedepan, dalam kaitan dengan pembangunan politik, sebaiknya sistem kepartaian, kita dorong menuju sistem kepartaian yang lebih sederhana,” jelasnya.
Menurutnya, dengan demikian nantinya politik berjalan untuk menopang pembangunan nasional. Termasuk pembangunan ekonomi. Mengenai pembangunan ekonomi, Akbar pun menyebutkan masalah kemiskinan dan pengangguran.
“Bagaimana supaya sistem pendidikan kita juga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan keahlian. Sehingga demikian bisa masuk ke dunia kerja dan jangan sampai terjadi ketimpangan antara yang masuk ke dunia pendidikan dengan yang bisa bekerja,” ujar Akbar Tandjung. Hal tersebutlah yang menurutnya mengakibatkan terjadinya pengangguran.

