Berita

Selasa, 18 November 2008 12:56:50
Perlu Koalisi Penyeimbang Usung Capres Alternatif
Akbar: Kalau Golkar Gabung SBY, Capres Kuat Hanya Dua
Kategori: Dari Redaksi
Akbar dan jajaran redaksi harian Indo Pos melihat koran terbitan grup Jawa Pos, Senin (17/11/08).
JAKARTA – Idealnya Golkar mencalonkan capresnya sendiri sebagai penyeimbang kekuatan incumbent Presiden SBY dan mantan presiden Megawati SP. Dengan demikian pemilih pada pilpres 2009 mempunyai capres alternatif selain kedua nama tersebut. Diharapkan dengan adanya capres alternatif dapat menawarkan program yang lebih variatif dan progresif.

Demikian pernyataan Akbar Tandjung dan tim The Akbar Tandjung Institute saat bertemu dengan jajaran redaksi harian Indo Pos (Jawa Pos Group) di Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta, Senin, (17/11/08), sore.

Selain itu Akbar menyatakan apabila Golkar memutuskan untuk bergabung dengan SBY, maka kemungkinan besar hanya dua capres kuat yaitu SBY dan Mega. “Kemungkinan besar dua itu,” ujarnya.

Menurut hitung-hitungan Akbar, parpol lain selain Demokrat dan PDI-P serta Golkar mau tidak mau harus berkoalisi untuk mengusung capres alternatif penyeimbang. “Kalau masing-masing partai tetap mencalonkan capresnya sendiri-sendiri akan sulit,” jelas Akbar.

Golkar Bisa Usung Capres Sendiri

Sementara itu menurut Akbar, Golkar sendiri masih menunggu hasil pemilu legislatif sebelum memutuskan nama capresnya. “Masing-masing DPD akan mengajukan tujuh nama,” kata Akbar. Selanjutnya DPP akan mengadakan survei terhadap nama-nama yang diajukan DPD tersebut. Keputusan akhir capres Golkar berada di tangan Rapimsus. “Kemungkinan April 2009,” ujarnya.

Menurut Ketua Umum DPP Partai Golkar 1998-2004 tersebut, Golkar layak mencalonkan capresnya sendiri. “Berdasarkan survei suara Golkar cukup untuk mencalonkan sendiri,” pungkas Akbar. 

(dhyt)
 
 
Komentar Terkini (
0
komentar)
Loading...