Berita
Jakarta – Partai Damai Sejahtera (PDS) menyatakan dukungan kapada Akbar Tandjung untuk menjadi cawapres SBY pada Pilpres 2009. Hal ini pun sudah dikemukakan mereka kepada Tim 9 Partai Demokrat.
“Kami melihat respon kawan-kawan di daerah telah mengkristal, mengharapkan figur pemimpin yang ideal untuk Indonesia menjalankan konsolidasi demokrasi. Yaitu, Susilo Bambang Yudhoyono dan Akbar Tandjung,” ujar Wakil Ketua DPP PDS Deni Tewu di kediaman Akbar Tandjung, Kamis Malam (30/4).
Menurutnya, duet SBY – AT merupakan representasi dari semua hal. Mulai dari nasionalisme, kebangsaan, profesionalisme, pengalaman, kapasitas dan berbagai hal. Duet itu juga dinilai mencerminkan Indonesia yang mampu keluar dari era transisi demokrasi saat ini. Ia pun yakin duet kepemimpinan tersebut adalah kepemimpinan yang kuat dan berorientasi kepada kesejahteraan rakyat.
Dukungan untuk menduetkan SBY dan AT ini pun sudah disampaikan kepada Tim 9 Partai Demokrat, tim dari Partai Demokrat yang dibentuk untuk menjaring cawapres SBY. “Kami sampaikan kepada tim bahwa yang ideal adalah pasangan SBY – Akbar Tandjung. Tapi tentu kita serahkan kepada hak prerogatif SBY,” jelas Deni Tewu.
Rombongan yang terdiri dari DPP dan DPW PDS se-Indonesia tersebut menyatakan dukungannya secara langsung di Jl. Purnawarman 18, Kebayoran Baru, kediaman Akbar Tandjung. Dimana dialog yang terdiri dari beberapa sesi tersebut sempat diselingi cara makan malam bersama.
Langkah dukungan ini menurut Deni Tewu dilandasi hasil Rapimnas PDS yang mengamanatkan kepada DPP PDS untuk melakukan komunikasi politik. Walaupun ia mengakui bahwa koalisi masih sangat dinamis, dan kita semua pihak masih menunggu. “Tapi minimal kita sudah bisa mengumumkan pola kepemimpinan yang ideal untuk Indonesia,” ujarnya.

