
Bang Akbar memiliki dua keutamaan. Yang pertama, di alur politik, sedangkan yang kedua di alur akademisi. Setelah menyelesaikan desertasi dan menjadi doktor, terbuka peluang bagi dirinya untuk menjadi akademisi. Sebaliknya begitu pula, peluang untuk menjadi politisi tetaplah terbuka lebar.
Saya secara pribadi cenderung menyarankan beliau agar tidak melepas karir akedemisnya. Karena seorang akademisi yang mempunyai pengalaman politik—bukan hanya praktek, tetapi juga kemudian mampu menerjemahkannya ke dalam teori—itu termasuk langka.
Secara pribadi, hubungan saya dengan beliau bersama istrinya sudah terjalin semenjak mereka masih muda. Kalau Hari Raya Idul Fitri tiba, mereka selalu menjadi pertama yang datang. Hal itu terus dilakukannya selama puluhan tahun. Sehingga saya melihat mereka tumbuh, mulai dari anak muda hingga menjadi dewasa.
Prof. Dr. Emil Salim
Anggota Tim Penasehat Kepresidenan
| «« | September 2008 | »» | ||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
HEADLINE NEWS
Senin, 08 September 2008 09:11:05
Dialog Bersama Bang AkbarFenomena Kader Lompat Partai
BERITA TERBARU
Sabtu, 06 September 2008 01:13:07 | Kategori: Dari Redaksi
Akbar Bicarakan Politik Dan Ekonomi Bersama Dubes Singapura
Kamis, 04 September 2008 00:00:00 | Kategori: Dari Redaksi
Akbar, Jimly dan Ketua BPK Tarawih BerjamaahJimly Sebut Akbar Capres
Rabu, 03 September 2008 15:53:00 | Kategori: Dari Redaksi
Agung Bantah Golkar Singkirkan Kubu Akbar
Senin, 01 September 2008 22:30:39 | Kategori: Dari Redaksi
Dialog Bersama Bang AkbarAkbar: Koalisi Partai Golkar – PDIP Paling Memungkinkan Setelah Pemilu Legislatif
REFERENSI TERBARU
GALLERY
AKBAR PEDULI
KOLOM
Ide Perahu PDIP-Golkar
Seandainya PDIP ternyata keluar sebagai pemenang,maka wajar kalau Golkar hanya akan mengisi posisi calon wakil presiden apabila mereka sepakat untuk berkoalisi. Tapi kalau Golkar yang menang, maka PDIP harus rela menerima posisi calon wakil presiden dalam koalisi. Andaikata ini terjadi, maka PDIP harus menentukan sikap apakah akan tetap mencalonkan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai presiden atau mencari tokoh lain yang menjadi calon wakilnya.
selengkapnya ►
BUKU
Janji-Janji & Komitmen SBY-JK (Ed.2)
"Adanya hasrat dari kalangan SBY-JK untuk berpaket kembali atau pun secara terpisah menunjukkan keyakinan bahwa janji-janji dan komitmen mereka seperti yang saya baca dalam buku ini rasanya telah ditebus secara perlahan. Proses demokratisasi, desentralisasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat relatif baik dan terbebas dari IMF. Pemberantasan korupsi belum memuaskan masih bertumpu pada penguatan institusional. Yang menonjol adalah pelaksanaan demokrasi di Indonesia jauh lebih baik dari Singapura dan Malaysia. Kabinet ekonominya belum "menggigit" menangani makroekonomi." (PROF. DR. AMRAN RAZAK, SE, M.SC, Guru Besar FKM Universitas Hasanuddin Makassar). selengkapnya ►


